Lee Burns JPCC

Make it Happen by Ps. Lee Burns (Hillsong College)

JPCC Young Adult Service (21 Mei 2017)

Sharing Ps. Lee – Saya mempunyai pengalaman masa muda yang cukup nakal, disaat berusia 20 tahun dan belum menerima Kristus, Saya pergi ke sebuah pesta dan mabuk luar bisana disana. Pada hari minggu, saya pergi ke gereja katolik untuk mengikuti salah satu gadis yang saya suka. Disaat ada sesi perjamuan Kudus, saya berkata kepada Tuhan, “Jika Engkau begitu Nyata, Engkau harus datang masuk ke dalam kehidupan saya”.

Sesaat saja saya merasakan hadirat-Nya, dan saya tidak bisa menggambarkan perasaan ini, orang di sekeliling saya tidak menyadari hal ini dan saya menangis setelah-nya. Saya keluar dari gereja dan duduk di bawah pohon lapangan sepakbola. Gadis ini tiba-tiba menghampiri saya, dan bertanya apa yang terjadi. Saya menjelaskan mengenai kejadian yang saya alami, dan ada seorang teman lain dari gereja dan juga menghampiri saya, serta bertanya “Apakah kamu merasa ada yang salah”, saya katakan bahwa saya tidak merasa bersalah dan malu.

Saya berkata bahwa saya merasa bebas, saya tidak percaya bahwa saya mengundang Tuhan dan Dia bisa masuk ke dalam kehidupan saya. Mungkin buat Gadis dan teman-nya, hal ini tidak masuk akal tetapi ini adalah pengalaman pribadi saya bersama dengan Tuhan.

Mungkin seseorang disini berpikir bahwa kalian pernah merasakan hari, tahun, atau bahkan dekade yang buruk, tetapi Tuhan tetap bisa masuk dalam kehidupan anda. Disaat kita mengalami Tuhan, kita akan merasakan kebebasan, musuh mencoba untuk menahan kita pada hari-hari yang lalu tetapi Tuhan ingin membawa kita ke masa depan dan berkumpul bersama orang-orang yang tepat.

Opening Verse – “Ketika Firaun telah dekat, orang Israel menoleh, maka tampaklah orang Mesir bergerak menyusul mereka. Lalu sangat ketakutanlah orang Israel dan mereka berseru-seru kepada Tuhan, dan mereka berkata kepada Musa: “Apakah karena tidak ada kuburan di Mesir, maka engkau membawa kami untuk mati di padang gurun ini? Apakah yang kauperbuat ini terhadap kami dengan membawa kami keluar dari Mesir? Bukankah ini telah kami katakan kepadamu di Mesir: Janganlah mengganggu kami dan biarlah kami bekerja pada orang Mesir. Sebab lebih baik bagi kami untuk bekerja pada orang Mesir dari pada mati di padang gurun ini.” Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: “Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari Tuhan, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya. Tuhan akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.” ‭‭Keluaran‬ ‭14:10-14‬ ‭TB‬‬

Perhatikan apa yang dikatakan Orang Israel, dimana mereka ingin kembali ke Mesir, dan mereka terus menerus menggerutu serta berpikiran negatif pada saat itu. Padahal jika kita lihat di Kitab Keluaran 3, mereka sangat ingin keluar dari Mesir dan dipimpin oleh Tuhan, Kita harus menyadari bahwa kita tidak akan pernah bisa menyenangkan hati semua orang.

Ada 4 karakteristik orang yang akan sering kita temui dalam hidup, dan 3 dari 4 karakteristik ini akan menahan masa depan yang sudah Tuhan sudah sediakan dalam hidup kita :

1. Orang yang cenderung berkata ‘It Can’t Happen” atau “Tidak bisa terjadi”

Seperti disaat anda sedang ke meeting bisnis, dan selalu ada orang yang berkata seperti ini, atau di dalam pergaulan disaat anda sedang menyukai seseorang, selalu ada teman yang berkata hal ini. Saya besar di tempat yang bernama Newcastle, dan disana kami tumbuh besar dengan mentalitas “It Can’t Happen”. Jadi disaat saya mengenal Tuhan, Dia mulai memperbesar cara berpikir saya, seperti hal-nya kemurahan hati. Saat pertama kali saya berkata kepada Ayah saya mengenai konsep perpuluhan, dia langsung menolak hal itu.

Seringkali orang seperti ini yang ada di dunia kita, mereka mengatakan itu bukan mengenai diri kita, tetapi bagaimana mereka melihat diri dan harga diri mereka sendiri.

Sharing Ps. Lee – Beberapa tahun lalu saya melihat program TV di Inggris yang menceritakan bahwa ada seseorang membawa barang-barang antik kepada seorang dealer dan mencoba untuk mempresentasikan-nya. Ada yang membawa cangkir teh,  dan dealer bertanya mengenai harga dari cangkir teh itu. Kata pembawa cangkir teh itu harganya adalah $30, tetapi setelah si dealer melakukan inspeksi, dia menemukan ada lambang kerajaan di bawah cangkir teh itu, dan berkata bahwa harga asli-nya adalah $35.000. Pembawa Cangkir Teh ini langsung menangis mendengar-nya.

Cerita ini bukan mengenai si pembuat cangkir teh, karena kita bisa minum teh dari cangkir teh mana saja, tetapi harga dari cangkir teh tersebut dan pemilik-nya yang merupakan intisari dari cerita itu. Tuhan begitu menghargai anda, bukan dari apa yang anda telah lakukan, tetapi karena anda adalah milik Tuhan dan Dia telah memberikan segala-nya untuk anda, anda harus merasa yakin dengan hal tersebut, dan ubah kata-kata anda dari “it can’t happen” menjadi “it can happen”.

2. Orang yang berkata “What Just Happened” atau “Apa yang baru saja terjadi”?

Ini tipe orang-orang yang telat dan kehilangan kesempatan untuk menjadi bagian yang besar karena mereka selalu sibuk dengan kegiatan lain yang mereka lakukan.

Sharing Ps. Lee – Beberapa tahun yang lalu ada seorang mahasiswa tahun pertama yang keren di kampus kami, dia datang kepada saya dan berkata “Kalau ada apa yang salah dengan hidup saya, tolong share ke saya”, saya bilang kalau dia hanya perlu berkomunikasi dengan Tuhan akan hal tersebut. Akhir-nya dia datang kembali kepada saya, saat itu ada aturan berpacaran selama 1 tahun di kampus bagi mahasiswa tahun pertama. Dia bertanya kalau dia tertarik dengan seorang wanita di tim leadership kampus saya, dan saya berkata karena aturan pacaran ini, itu tidak mungkin terjadi. Saya menyarankan dia untuk menunggu beberapa bulan.

Suatu malam saat saya sedang berbaring di tempat tidur jam 2 pagi, saya mendapat sms dan terbangun untuk membaca-nya, isi sms itu adalah “Babe, I can’t stop thinking about you”. Awal-nya saya pikir itu adalah sms dari istri saya, tetapi saya baru sadar bahwa ini adalah sms dari mahasiswa itu, dia rupanya salah mengirim sms karena nama saya mirip dengan wanita yang dia suka. Saya balas sms-nya dengan mengatakan bahwa saya akan menemui dia di kantor saya, dan memastikan bahwa dia akan segera berhenti memikirkan saya.

Inti cerita ini adalah seringkali meskipun kita sudah memberikan saran kepada orang lain yang meminta-nya, tetapi dia tidak mau untuk mulai untuk melakukan hal itu.

3. Orang yang melihat hal itu terjadi

Orang-orang ini melihat berbagai mukjizat yang terjadi dan dikerjakan oleh Musa, menonton tetapi tidak terlibat di dalam semua mukjizat yang terjadi. Seringkali di dalam suatu event atau pertemuan, anda bertemu dengan orang-orang yang datang, tetapi sulit untuk meminta mereka untuk melakukan aktifitas yang ada karena mereka tidak menyadari karunia atau talenta yang mereka punya. DATE atau komunitas bisa menjadi tempat agar semua talenta dan karunia ini bisa dikembangkan.

Sharing Ps. Lee – Saya sangat mengagumi istri saya, dan dia selalu memberikan support kepada saya dalam banyak hal. Saat kami memimpin DATE atau komsel, saya sedang menjalankan panduan atau studi untuk mengajarnya, dan untuk saya Firman Tuhan adalah bagian terpenting dan hal yang membuat saya sangat semangat. Tetapi untuk istri saya bagian terpenting di komsel adalah aspek konsumsi-nya, karena dia suka membangun hubungan dengan orang lain. Dia membuat semua orang yang ada di komsel merasa luar biasa, karena itu adalah karunia yang dia miliki. Dia sangat menyukai untuk melakukan proses penggembalaan, dan disaat anda terlibat dengan orang lain, anda bisa melihat dan menemukan karunia dan talenta yang anda punya.

Jadi jangan jalani kehidupan sendirian, jangan jadi orang yang hanya sekedar hadir saja, ikutlah terlibat dan menjadi karakteristik orang nomor 4, orang yang membuat hal itu terjadi.

4. Orang yang “Make it Happen” dan membuat hal itu terjadi.

Kita dipanggil sebagai orang yang membuat suatu hal terjadi, ada kualitas dari orang-orang seperti itu yaitu “Unoffendable” atau orang-orang yang tidak mudah tersingguh. Seringkali kita sebagai gereja bisa sangat sensitif, dan kita sering tersinggung karena suatu omongan, atau bahkan karena hal kecil seperti tim sepakbola yang kalah (chelsea dan manchester united).

Tetapi jika fokus kita ada di Janji Tuhan, tidak peduli siapa yang berkata “tidak akan terjadi” dan menahan anda, kalau Tuhan sudah berkata kepada anda, bahwa hal itu akan terjadi. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Tuhan sedang menantang anda di berbagai area kehidupan anda, agar anda bisa keluar dari zona nyaman dan melangkah maju.

Supporting Verse – “yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.” ‭‭Kisah Para Rasul‬ ‭10:38‬ ‭TB‬‬

“Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” ‭‭Efesus‬ ‭2:10‬ ‭TB‬‬

Kalau Tuhan memanggil anda di area bisnis, gunakan itu untuk kemuliaan Tuhan, begitu juga dalam area rumah tangga dan lain-nya, lakukan itu dengan segala keperkasaan, jangan tertahan dengan perkataan orang yang berkata”Itu tidak bisa terjadi”. Aku percaya Tuhan belum selesai untuk melakukan apa yang Dia lakukan dalam hidup anda. Bukan hanya memberikan pengaruh bagi Jakarta, atau Indonesia, tetapi kalian akan mempengaruhi Dunia.

Don’t Stop and Say “It Can’t Happen”, or “Watch it happened”, but be a part and “Make it Happen in Jesus Name”!