Overflow by Ps. Jose Carol

JPCC Kota Kasablanka Service 3 (2 July 2017), dan Upper Room Service 2 (9 July 2017)

Dalam rangka merayakan Ulang Tahun JPCC yang ke-18, Kita mempunyai Tema baru di bulan ini dengan judul “Overflow“, atau Melimpah. Tema kita ini diambil dari ayat berikut.

Opening Verse – “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” ‭‭Yohanes‬ ‭10:10‬ ‭TB‬‬

“The thief comes only in order to steal and kill and destroy. I came that they may have and enjoy life, and have it in abundance [to the full, till it overflows].” ‭‭JOHN‬ ‭10:10‬ ‭AMP‬‬

Yesus datang bukan agar kita bisa ber-gereja saja di JPCC, Dia tidak datang supaya kita beragama, tetapi Yesus datang agar kita bisa memiliki hidup yang penuh di dalam kelimpahan, supaya orang lain juga bisa mencicipi Yesus yang ada di dalam diri kita.

Berapa sering kita merasakan bahwa orang Kristen tidak menjadi contoh di dalam hidup-nya?

Sharing Ps. Jose – Saya ingat bahwa di masa-masa awal pendirian JPCC, Semua dari team pastoral tidak mempunyai pengalaman untuk mendirikan gereja, terutama dalam struktur dan departemen-nya, dan juga bahkan pelayanan misi.
Bukan berarti hal-hal ini tidak penting, tetapi kita ingin agar jemaat disini bisa mengalami hidup yang penuh bersama Tuhan, kita tidak ingin hanya fokus dengan terlalu banyak aktifitas gereja, dan di liburan serta hari-hari istimewa seperti tanggal merah, kami ingin agar setiap orang di sekeliling kita semua bisa menikmati dan mencicipi kehidupan kita yang penuh dengan Tuhan.

Salah satu Motto kita dalam pelayanan adalah Melayani dari Kelimpahan, Kita melayani dari kelimpahan, bukan melayani untuk kelimpahan. Kita melayani karena kita sudah diberkati oleh Tuhan dengan kelimpahan. Pelayanan harus datang dari kelimpahan.

Harusnya anda bisa keluar dari tempat ini dengan kelimpahan karena Yesus sudah ada dalam hidup anda, Saya juga sering mendengar ada orang yang berkata bahwa mereka harus terlebih dahulu mengalami kelimpahan sebelum melayani orang lain, karena itu penting untuk mempunyai definisi yang sama dan benar mengenai Kelimpahan.

Hidup yang Berlimpah atau Kelimpahan, apakah definisi ini?

Ada yang berpikir bahwa Hidup yang berlimpah adalah melimpah dalam hal materi (rumah, tabungan, mobil, badan atau bahkan pasangan hidup yang besar), ada juga yang berkata bahwa melimpah berbicara mengenai waktu dan cuti yang tidak terbatas agar bisa melayani dengan leluasa, ada juga yang berkata bahwa melimpah adalah kehidupan yang tidak berkekurangan, ketengangan dan sukacita batin, kebahagian tanpa bergumulan, atau kesehatan tanpa sakit penyakit.

Tidak ada yang salah dengan semua definisi diatas, tetapi perlu diketahui bahwa ada 3 pengertian kelimpahan di dalam Tuhan adalah :

1. Kelimpahan hanya akan terjadi kalau diawali dengan Rasa Cukup.

Kalau anda tidak berkata cukup, anda tidak akan pernah bertemu dengan kelimpahan dan kebahagiaan. Kelimpahan datang bukan dari apa yang ada di luar, tetapi disaat anda mulai berkata cukup.

Sebelum Yesus berkata memberi hidup, dia berkata mengenai kata Pencuri. Di dalam kitab Amsal, Yesus berbicara mengenai Kisah Salomo yang berbicara dan berdoa agar dirinya tidak ingin hidup miskin atau kaya, sementara kita semua tahu bahwa Salomo adalah salah satu manusia terkaya pada saat itu.

Definisi dan arti kata Mencuri dari bahasa asli-nya adalah “Kleptes”, yang merupakan bahasa dasar dari Klepto yang ingin mengambil suatu barang berharga yang bukan milik-nya, Iblis menurut definisi Alkitab adalah Pencuri, yang ingin mengambil sesuatu yang berharga dari hidup anda dan saya. 

Pasti-nya hal ini bukan berupa materi dari hidup kita, Mencuri adalah sebuah mentalitas yang ada, karena itu hal ini menjelaskan mengapa ada customer tertentu yang suka mengambil beberapa barang di Hotel Berbintang 5. Salomo juga berbicara mengenai mentalitas kehidupan di Kitab Amsal. Karena itu penting untuk kita semua agar belajar berkata cukup agar kita bisa mengalami Kelimpahan dalam hidup.

Supporting Verse – “Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” ‭‭Filipi‬ ‭4:11-13‬ ‭TB‬‬

Tuhan memberikan kekuatan pada Paulus untuk bisa menghidupi kelimpahan yang ada di dalam tangan-nya, dengan berkata cukup, dari kejadian ini terlihat bahwa kunci-nya adalah mengelola apa yang ada di tangan-mu.

Di-manapun anda berada, anda bisa mulai belajar untuk berkata cukup. Kelimpahan akan datang di dalam pernikahan dan keluarga anda, karena materi tidak menjamin untuk mendatangkan segala sesuatu yang anda inginkan.

Anda tidak akan bisa mengelola uang sebesar 5 Milliar kalau anda tidak bisa mengelola uang sebesar 5 juta. Saya berulang kali bertemu teman yang kehilangan motor di rumah kost mereka yang kecil, tetapi begitu rumah dan kamar mereka diperbesar, dan motor mereka bisa ditaruh di dalam, mereka menggerutu mengenai kebanjiran dan kurang ada-nya mobil, selanjut-nya mereka kembali menggerutu akan tidak ada-nya AC di rumah dan Mobil yang lebih nyaman, semua ini terus berlanjut dan hidup kita tidak akan ada kelimpahan jika kita tidak pernah berkata cukup.

Supporting Verse – “Kata-Nya lagi kepada mereka: “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.” ‭‭Lukas‬ ‭12:15‬ ‭TB‬‬

“Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: “Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya. Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku. Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku. Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah! Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah.” ‭‭Lukas‬ ‭12:16-21‬ ‭TB‬‬

Hidup kita tidak tergantung dengan kekayaan, materi atau waktu yang tidak terbatas, semua itu bukan satu-satunya yang menjamin kelimpahan di dalam hidup. 

Kita bisa terjebak dalam ketamakan apabila kita tidak mau belajar untuk berkata cukup, tidak ada salah-nya anda punya banyak materi, tetapi jangan sampai hidup anda tergantung akan hal itu. 

Definisi Kaya dan Miskin berbeda dengan definisi orang yang ada di Kitab Lukas diatas, Tuhan ingin kita berlimpah agar orang lain bisa menikmati kehidupan kita. Tetapi kelimpahan tidak akan datang jika kita tidak belajar untuk berkata cukup.

Yesus berkata bahwa ketenangan dan kelimpahan tidak akan didapat dari materi saja, kelimpahan datang dan mengalir dari dalam ke luar, bukan dari luar ke dalam.

2. Kelimpahan mengalir dari Dalam ke Luar.

Kelimpahan baru ditemukan disaat Yesus sendiri ada di dalam engkau. Kelimpahan harus mengalir dari dalam sebelum tangan kita bisa memegang apa-pun, Tuhan pemberi kehidupan adalah Tuhan yang kaya dan Dia ada di dalam kita.

Sharing Ps. Jose – Pada saat kami memulai JPCC, Tuhan memberikan kami visi untuk membangun suatu generasi yang berkenan kepada Allah dan dihormati manusia.

Pada tahun September 2004, barang berharga yang kami miliki adalah 2 Infocus, dan saat itu sedang ada bom yang terjadi di dekat lokasi kantor kami. Saya ingat saat itu, saat saya masuk mencoba mencari barang ini di tengah reruntuhan setelah kejadian. Situasi keuangan kami cukup pas-pasan.

Saya ingat pada saat itu banyak yang meragukan hal ini karena saat itu negara ini sedang mengalami krisis ekonomi, ditambah lagi kami mempunyai nilai atau kebiasaan untuk tidak meminta persembahan kepada jemaat yang isinya anak muda, tetapi di balik semua keraguan yang ada, kami terus maju dan percaya bahwa Tuhan akan mencukupkan dan menyelesaikan semua ini. Tetapi sejak hari pertama sampai hari ini, Tuhan tidak pernah membiarkan kita berhutang satu kali-pun.

Kelimpahan harus mengalir dari dalam, anda ingin mengalami perubahan dalam pernikahan dan perusahaan anda, semua itu harus ada dan dimulai dari dalam diri anda. 
Anda mungkin belum punya motor dan masih nebeng naik Bus, tetapi ada kelimpahan yang mengalir dari dalam diri anda, sukacita, damai, iman dan pengharapan, dan tinggal tunggu waktu agar kelimpahan dari luar untuk datang ke dalam hidup anda. 

Kondisi Pernikahan dan Kesehatan anda juga membutuhkan kata cukup, dan harus mengalir dari dalam keluar. Tubuh mengikuti Hati, bukan sebaliknya. Yang luar mengikuti yang didalam, jika yang di dalam melimpah, yang di luar juga akan mengalami-nya.

Supporting Verse – “Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang. Siapa menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia.” ‭‭Amsal‬ ‭14:30-31‬ ‭TB‬‬

Negara ini tidak bebas dari Korupsi karena banyak orang yang di dalam-nya mempunyai mentalitas sebagai pencuri, meskipun kondisi di luar sudah berkecukupan.

Saya juga ingat akan saat-saat menjelang debut Album Pertama True Worshipper di gereja, ada yang bertanya mengenai prospek album ini dan saya berkata bahwa kami berencana untuk membuat sebanyak 40.000 copy, dan saat itu kami hanya memiliki jemaat sejumlah 100 orang saja. Tetapi pada akhirnya, kami berhasil membuat sebanyak 70.000 copy dan jauh melebihi harapan dan ekspektasi yang ada.

3. Kelimpahan hadir pada saat kita tidak hanya memikirkan diri sendiri.

Dalam kisah di Lukas 12:16-21, Disebutkan bahwa Orang itu mengumpulkan segala sesuatu untuk dirinya sendiri. Itu sebabnya Yesus berkata “Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?”. Definisi kaya di dalam mata-nya Tuhan adalah kelimpahan dari dalam diri dan tidak mementingkan dirinya sendiri, bukan soal materi dan kekayaan semata.

Supporting Verse – “Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!” 2 Timotius 3:1-5 TB

12:16 Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: “Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya. 12:17 Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku. 12:18 Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku. 12:19 Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah! 12:20 Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, l  pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? 12:21 Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah.” Lukas 12:16-21 TB

Ayat di 2 Timotius ini kita pakai untuk menjelaskan generasi bintang yang ingin kita bangun di JPCC. Saat lebaran di Singapura, saya dipaksa anak saya untuk belanja ke gerai snack disana, saya berkata mengapa orang singapura tidak mau ke Indonesia untuk membeli barang yang inovatif, tetapi saya baru tahu bahwa owner usaha gerai snack di Singapura itu adalah orang Indonesia, itulah Generasi Bintang yang tidak miskin mental dan tidak hanya memikirkan diri-nya sendiri.

Apakah anda semua mau menjadi generasi bintang yang berkenan kepada Allah? 

Mulailah dengan Tidak menjadi hamba uang, tidak memfitnah, hormat kepada orang tua, tahu mengasihi, berdama, tidak menjelekkan orang, suka yang baik dan bisa berpikir panjang, belajar untuk tahu untuk mengasihi dan berdamai, suka yang baik, dan tidak mengkhianati, mengendalikan hawa nafsu, saat anda melakukan ini semua, anda berkenan kepada Allah dan dihormati manusia. 

Ini-lah Generasi Bintang yang kita kenal di dalam Tuhan, yang sudah mengalami kelimpahan di dalam diri-nya sehingga mereka bisa menjadi berkat buat bangsa ini.

Sesuatu yang  berharga yang Iblis bisa curi dari kita adalah pengharapan, iman dan sukacita yang kita miliki. Dia tidak tertarik akan apa yang ada di dompet anda, dia hanya tertarik dengan apa yang ada di jiwa dan gairah hidup anda.
Closing Verse – “Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.” ‭‭Roma‬ ‭15:13‬ ‭TB‬‬

Apakah kehidupan anda benar-benar melimpah sehingga orang lain bisa mencicipi kehidupan anda? Lakukan semua ini agar anda bisa terus bersinar terang menjadi generasi bintang yang berkenan kepada Allah dan dihormati oleh mata manusia.