Brighter By Ps. Jeffrey Rachmat

JPCC Kota Kasablanka Service 3 (13 January 2019)

Sebelumnya, Saya mau ingatkan sekali lagi agar kita semua yang berjemaat disini bisa ikut aktif memberi kepada semua teman-teman volunteers kita yang sudah melayani kita dengan luar biasa di dalam acara Vision Day 2019.

Opening Verse – “Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan.” ‭‭Yohanes‬ ‭12:46‬ ‭TB‬‬

Yesus mengerti bahwa kegelapan adalah suatu yang nyata, Dia datang sebagai Terang supaya setiap orang yang percaya kepadaNya agar jangan tinggal di dalam kegelapan, kita semua punya pilihan, mau pindah ke terang yang adalah Tuhan sendiri atau tidak. Kita tidak perlu tinggal dalam kegelapan jika kita percaya kepadaNya yang adalah Terang untuk kita semua.

Supporting Verse – “Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.” ‭‭Yohanes‬ ‭1:4-5‬ ‭TB‬‬

Kegelapan adalah sebuah kondisi atau keadaan yang disebabkan oleh tidak adanya terang.

Terang dan Gelap tidak bisa bersatu, karena pada saat terang datang maka kegelapan akan sirna.

Kita tidak perlu mengundang kegelapan untuk bisa hidup di dalamnya, ketidakhadiran Terang di dalam hidup kita akan menyebabkan kita secara otomatis untuk masuk dalam kegelapan.

Pada saat seseorang menjauh dari Tuhan yang adalah Terang, maka ia sedang membiarkan kegelapan menguasai dirinya. Itu sebabnya kita harus selalu hidup dekat dengan Tuhan.

Supporting Verse – “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.” ‭‭Kejadian‬ ‭1:1-2‬ ‭TB‬‬

Pada dasarnya, manusia diciptakan untuk tidak suka hidup di dalam kegelapan. Kebanyakan dari kita tentu disaat mengalami listrik padam di dalam rumah tidak akan menyukainya.

Sama juga dengan sakit, kita diciptakan untuk tidak menikmati sakit. Itu sebabnya kita selalu berusaha untuk sembuh disaat sakit karena sakit bukanlah kondisi yang normal buat kita, begitu juga dengan kegelapan.

Dalam keadaan gelap, pandangan kita menjadi terbatas, sebaliknya disaat ternag, pandangan kita menjadi jelas. Saya tidak heran jika orang yang hidup dalam kegelapan tidak punya pandangan jauh ke depan, tidak punya visi dan bahkan tidak sadar siapa yang ada di sekelilingnya.

Orang yang hidup di dalam kegelapan mempunyai produktifitas yang terganggu, dan sulit membedakan warna dan orang yang ada di sekelilingnya, melihat apakah mereka teman atau musuh.

Sharing Ps. Jeffrey – Beberapa kali disaat saya mau belanja, dan disaat butiknya mempunyai penerangan yang agak sedikit gelap, maka saya harus membawa baju yang saya mau ke dalam terang untuk melihat warna yang sesungguhnya.

Seorang teman saya, Seorang Hamba Tuhan , suatu waktu diberikan kedua sepatu yang berbeda warnanya, dia kemudian disuruh memilih antara sepatu warna coklat atau hitam.

Dan dia memutuskan untuk memakainya sekaligus dalam perayaan natal di gereja, pada saat bersiap-siap, lampu listrik di rumah padam, dan dia tidak sadar bahwa dia pergi ke gereja dengan sepatu bercampur, dimana satu berwarna hitam dan satu berwarna coklat, dan hal ini membuat dia menjadi tidak fokus disaat berkotbah.

Orang yang hidup dalam kegelapan, bisa dengan tidak sadar mengambil sesuatu yang bukan miliknya baik dalam hal materi dan juga pasangan.

Saya ingat disaat menjelang kelahiran anak pertama kami, dan setelah kebaktian disaat saya lihat lampu di gereja tiba-tiba padam dan mati, karena istri saya sedang lahir besar, saya segera menghampiri dia dan selalu mengingatkan istri saya agar hati-hati disaat berjalan, dan disaat lampu kembali menyala, saya baru sadar dan kaget bahwa orang di depan saya ternyata bukan istri saya.

Disaat kita menghakimi dan memarahi saudara/i kita yang hidup dalam kegelapan, hal itu juga tidak akan membuat mereka menjadi baik, tetapi disaat kita memberikan terang dalam hidup mereka, maka mereka akan lebih “aware” akan kegelapan yang mereka alami.

Manusia sangat mudah beradaptasi, karena itu jangan heran jika ada orang yang terbiasa dan suka hidup dalam kegelapan.

Hidup dalam terang jauh lebih menyenangkan daripada hidup dalam kegelapan. Yesus adalah sumber kehidupan yang membuat kita menjadi lebih hidup. Kita perlu mengundang Yesus dalam hidup kita agar Dia bisa menjadi bagian hidup kita.

Kita perlu terhubung denganNya, disaat kita terhubung dengan Yesus maka secara otomatis kita akan menjadi anak-anak terang.

Supporting Verse – “Mereka mengenyangkan dirinya dengan lemak di rumah-Mu; Engkau memberi mereka minum dari sungai kesenangan-Mu.” ‭‭Mazmur‬ ‭36:9‬ ‭TB‬‬

“Percayalah kepada terang itu, selama terang itu ada padamu, supaya kamu menjadi anak-anak terang.” Sesudah berkata demikian, Yesus pergi bersembunyi dari antara mereka.” ‭‭Yohanes‬ ‭12:36‬ ‭TB‬‬

Kita akan mendapatkan Roh Kudus dan Terang yang sama disaat kita menerima dan mengundang Yesus dalam hidup kita. Namun sinar yang kita pancarkan bisa berbeda-beda.

Sharing Ps. Jeffrey – Suatu hari saya memasuki kamar hotel tempat saya menginap, dan saya segera menyalakan semua lampu di dalamnya.

Di samping ranjang ada lampu sebelah kiri dan kanan, dengan segera saya bisa melihat bahwa lampu yang kiri bersinar lebih terang. Saya ketemukan bahwa lampu itu jenisnya sama, tetapu lampu yang kurang terang itu penuh dengan debu.

Disaat debu disingkirkan, maka lampu itu akan bersinar dengan terang. Begitu juga dengan sinar yang kita pancarkan dalam hidup kita, itu sebabnya kita perlu hidup dengan kudus dan bersih.

Noda dan debu ini bisa berupa dosa, kedagingan, kesalahan kita, atau bahkan ambisi pribadi kita yang tidak sesuai dengan rencana Tuhan.

Supporting Verse – “Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.” ‭‭Galatia‬ ‭5:19-21‬ ‭TB‬‬

Tahun ini tema besar JPCC adalah Brighter, yang artinya lebih bersinar. Tetapi perlu diingat bahwa Sinar itu sudah ada dalam hidup kita, yang perlu kita lakukan adalah menyingkirkan debu yang ada dalam hidup kita.

It is not more of God that we need, but Less of me that we need – Nathan Carol

Yang kita butuhkan bukan “More of Him” agar kita bisa bersinar lebih terang, tetapi yang diperlukan adalah “Less of Me” agar Sinar Tuhan bisa bersinar lebih terang dalam hidup kita.

Dalam acara Golden Globe beberapa waktu yang lalu untuk para pekerja seni TV dan Film di Amerika, saya melihat interview sebelum event ini terjadi, salah satu yang menarik adalah interview dengan Lady Gaga. Seorang penyanyi yang sangat eksentrik, dia di-interview karena dia dinominasikan menjadi aktris terbaik saat mencoba terjun ke dunia akting untuk pertama kalinya.

Dia mengatakan mengenai perasaan pertama dia untuk harus akting untuk pertama kalinya di hari pertama bersama aktor kawakan Bradley Cooper.

Dia katakan bahwa dia sudah hafal seluruh line yang dia punya, dan pada saat mulai take, Bradley cooper menjawab dengan kalimat-kalimat yang sama sekali tidak ada di skenario. Dia menjadi begitu panik dan bingung, dan Bradley Cooper bertanya “Are you okay and do you feel that you want to cry?”

Dia kemudian menangis, Tetapi kejadian ini membuat suasana cair, dan selanjutnya membuat hubungan mereka menjadi begitu dekat.

Di take berikutnya, akting yang ada menjadi jauh lebih bagus dan lugas, dan hal ini yang menyebabkan dia mendapatkan salah satu nominasi golden globe. Kalau kita berhasil menyingkirkan ego dan ketegangan kita, kengototan dan keinginan kita untuk tampil, kita akan bersinar lebih terang lagi.

Saya ingat bahwa saat saya disuruh untuk berkotbah di luar negeri, saya begitu tegang karena kurang mahir dengan cara penyampaian. Tetapi disaat saya bisa menyingkirkan ketegangan itu, saya bisa lebih lugas dalam menyampaikan kotbah dengan baik.

Untuk saya, agar bisa menajdi relax, artinya kita harus membiarkan Tuhan mengambil alih. Menjadi terang artinya menjadi yang dibutuhkan. Menjadi terang artinya menjadi ukuran dan standard, karena yang diukur selalu terang dan bukan kegelapan. Sama seperti thermometer sebagai alat yang mengukur panas dan bukan dingin.

Jadilah terang dimanapun engkau ditempatkan, terang juga berarti menghadirkan kehadiran Tuhan dimanapun kita berada, dan seharusnya hidup kita menjadi jauh lebih baik dan menyenangkan daripada mereka yang hidup di dalam kegelapan. Hidup kita menjadi begitu transparan.

Supporting Verse – “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” ‭‭Matius‬ ‭5:16‬ ‭TB‬‬

Disaat kita bersinar lebih terang, dunia yang ada di sekitar kita tidak perlu menghadapi gelapnya kehidupan dan tidak gampang kena penyakit. Seperti halnya jika kita hari ini merasa sehat, bukan berarti tidak ada bakteri dan virus yang ada, tetapi disebabkan karena immune system kita bekerja dengan baik.

Bukan karena kita ngotot berusaha lebih terang lagi, tetapi kita hanya perlu untuk berusaha menyingkirkan semua noda dan debu yang ada dalam hidup kita agar kita bisa bersinar lebih terang lagi.