JPCC Online Service (11 June 2023)
Selamat Pagi dan Selamat datang di JPCC! Apa kabar semuanya dan juga untuk setiap teman-teman yang bergabung di dalam online service kami, We welcome you, Thank you for joining us! Kita masuk ke dalam bulan yang baru dan juga dengan tema yang baru dimana tema kita adalah tentang “Loving Our Church”, atau mengasihi gereja yang Tuhan sudah berikan kepada kita. Kita memberikan tema ini karena sebentar lagi bulan Juli ini kita akan merayakan JPCC, merayakan ulang tahun kita yang ke-24.
24 tahun kita bersama-sama membangun gerejaNya Tuhan dan harus kami katakan bahwa kalau sampai hari ini gereja ini ada, kalau sampai hari ini gereja ini bertumbuh, itu semuanya karena anugerah dan pimpinan daripada Tuhan kita Yesus Kristus, Amin?
Saya ingat banget 24 tahun yang lalu kami memulainya di tahun 1999, saya masih sangat muda pada waktu itu dan waktu kami memulai gereja ini hanya segelintir orang, tidak lebih dari 50-an atau 60-an orang yang berkumpul untuk memulai gereja ini dan kalau kita melihat dari tahun ke tahun, dari segelintir orang yang sampai hari ini juga masih ada beberapa dari kami di sini yang 24 tahun memulai JPCC ini, kita melihat bahwa anugerah Tuhan bagi kita itu sangat amat luar biasa.
“Jehova Jireh”, Dia Tuhan yang selalu menyediakan bagi kita dan kalau hari ini kita ada, itu semuanya untuk kemuliaan nama Tuhan kita Yesus Kristus, Amin?
Minggu lalu kita belajar dari Ps. Jeffrey, bahwa kata Jemaat atau gereja itu diambil dari kata “Eklesia”, yang akhirnya kalau saudara masih mencatat, itu artinya adalah sekelompok orang yang dikeluarkan dari tempat yang gelap untuk masuk ke dalam terangNya Tuhan.
Artinya sekelompok orang yang dipanggil keluar dari dosa, kehidupan yang dosa dan sekarang kita masuk ke dalam kehidupan dalam kebenaran dan terangNya Tuhan, artinya gereja atau Jemaat itu bukanlah sebuah gedung, Jemaat itu bukanlah sebuah tempat, Jemaat atau gereja itu adalah orang-orangnya, sekelompok orang yang tadinya hidup dalam kegelapan dan dikeluarkan untuk masuk ke dalam terangNya yang ajaib.
The Chuch is you! Itu sebabnya kalau kita bilang “I love my church”, itu bukan cuman sekedar “Oh aku mencintai JPCC atau Sutera Hall, atau gedungnya saja, atau mungkin institusinya, tetapi kita sedang berkata “I love the Church”, yaitu saudara dan saya. Karena saudara adalah gereja, You are the Church!
Itu sebabnya saya selalu bilang bahwa “This is not my Church”, karena yang membuat dan membangun gereja ini adalah Tuhan, kita adalah orang-orang yang hidupnya diubahkan sedemikian rupa sehingga hari ini kita hidup dalam terangnya Tuhan.
Nah, kita juga sudah belajar Minggu lalu beberapa analogi atau gambaran dalam firman Tuhan tentang gereja. Ps. Jeffrey katakan bahwa Jemaat atau gereja adalah Tubuh Kristus. Dalam firman Tuhan dikatakan bahwa kita adalah tubuh Kristus. “We are the Body, dan Tuhan Yesus adalah Kepalanya”.
Minggu lalu juga kita belajar bahwa Jemaat digambarkan sebagai Rumah tempat kediaman Tuhan Yesus, bukan gedung ini, tetapi Yesus hidup di dalam saudara dan saya karena Eklesia atau gereja dan Jemaat adalah sekumpulan orang-orang yang keluar dari kegelapan masuk ke dalam terangNya. Saat ini Yesus hidup dalam kehidupan saudara dan saya sebagai gerejaNya.
Minggu lalu juga kita belajar bahwa Jemaat sebagai mempelai wanita, kita digambarkan sebagai mempelai wanita dan Yesus adala hmempelai prianya. Kita juga belajar Minggu lalu bahwa Jemaat atau gereja itu digambarkan seperti kawanan domba dan Yesus adalah gembala.
Dari empat gambaran atau analogi ini, kita bisa melihat satu benang merah bahwa apapun analogi gereja atau Jemaat. satu hal yang pasti adalah Tuhan menunjukkan bahwa Dia ingin selalu dekat dengan kita, bahwa gereja atau jemaatNya, Tuhan ingin membangun suatu hubungan yang erat, Dia adalah kepala dan kita adalah tubuh, Kita adalah kediamannya Tuhan dan dia mau hidup bersama dengan kita, bahwa kita adalah domba-domba dan Dia adalah gembala yang menuntun kita. Kita adalah pengantin wanita dan Dia adalah pengantin priaNya.
Ada satu tema disini di mana Tuhan Yesus selalu mau dekat dengan gerejaNya, kalau gerejaNya nih bukan JPCC tetapi Tuhan Yesus mau dekat dengan saudara dan saya. Jika kita tidak sadar ini tentang gereja, jika kita menganggap bahwa gereja cuman sekedar tempat yang wajib kita datangi hari minggu saja, maka kita akan kehilangan sebuah kehidupan untuk hidup dekat bersama dengan Tuhan.
Opening Verse – Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada. Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu. Efesus 1:22-23 TB
Bahwa kita bisa melakukan semua perkara segala perkara dalam kehidupan kita karena saudara dan saya hidupnya telah dipenuhi oleh Kristus, tidak ada jalan lain, tidak ada cara lain, Tuhan mau bahwa kita sebagai Jemaat dan gereja mengalami kepenuhan di dalam Dia, fullness, artinya saudara dan saya penuh dengan karakter Kristus. penuh dengan kasihNya Kristus, penuh dengan iman, penuh dengan janji-janjiNya Tuhan, kita penuh dengan roh kudus yang hari ini kita akan bahas.
Karena kita sebagai jemaatNya dipanggil untuk mewakili Kristus di dunia ini. Artinya jika ada orang-orang di sekeliling kita yang belum mengenal Kristus, yang belum mengenal apa sih itu kerajaan Tuhan, mereka bisa melihat saudara dan saya sebagai gerejaNya dan mereka bisa melihat “Oh, kerajaan Tuhan itu kayak gini”, “Oh Yesus ini karakterNya seperti ini!”.
Karena mereka melihat saudara dan saya, bukan melihat gedungNya, bukan melihat production di hari MingguNya, tetapi dunia bisa melihat saudara dan saya karena kita adalah perwakilan daripada Kristus.
Tuhan mau kita dipenuhi oleh rohNya. Selama beberapa minggu ke depan ini dalam tema “I love my Church”, kita akan membahas beberapa value atau nilai-nilai dari gereja kita dan salah satunya yang hari ini kita akan bahas adalah kita hidup, nilai JPCC salah satunya adalah bahwa kita sebagai Jemaat hidup dipimpin oleh Roh Kudus. We are a Spirit-Led Church.
Hari Ini gereja ini ada itu semua karena tuntunan daripada Roh Kudus. Hari ini JPCC bisa ada selama 24 tahun sampai seperti ini, itu semua karena kami semua mengikuti tuntunan daripada Roh Kudus. Gereja ini ada bukan karena kehebatan satu orang, bukan karena kepintaran atau kharisma siapapun juga, semua karena Roh Kudus yang menuntun kita setiap langkahnya sampai hari ini.
Tentu susah, tetapi ini yang saya pelajari selama saya hidup berjalan bersama dengan Tuhan bahwa tidak ada kehidupan yang lebih luar biasa daripada kehidupan yang dipimpin oleh Tuhan.
Itu sebabnya salah satu nilai kita Spirit-Led, hidup dipimpin oleh Roh Kudus. Artinya kita sebagai gereja dan Jemaat tidak menggunakan kekuatan diri kita sendiri tetapi kita belajar untuk menuruti dan taat akan pimpinan daripada Roh Kudus.
Hari ini saya akan mencoba untuk mengajarkan supaya kita bisa mengerti kenapa sih kita harus dan penting mengikuti tuntunan daripada Roh Kudus, dan kita juga akan belajar bagaimana kita bisa mengikuti tuntunan Roh Kudus itu dalam kehidupan kita sehari-hari. Kami pun sadar bahwa kita sebagai manusia kadang-kadang yang kelihatan aja kita tidak mau ikut, yang kelihatan saja kita tidak mau patuh dan taat, apalagi dengan roh kudus yang mungkin tidak kelihatan oleh mata jasmani kita.
Tetapi hari ini saya berdoa, Firman Tuhan bagi kita semua hari ini akan membantu banyak dari kita yang ada dalam ruangan ini dan juga akan membantu setiap saudara yang saat ini sedang menyaksikannya secara online. Pertanyaan yang paling sering saya dengar tentang hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus adalah pertanyaan ini :
- “Seperti apa sih Kak? Seperti apa sih Pastor kehidupan yang dipimpin oleh Roh Kudus itu?
- Apakah kita menjadi orang-orang yang super rohani yang segala sesuatunya ngeroh?
- Semuanya bentar-bentar ngeroh, semuanya bisa melihat atau atau bisa merasakan ada roh-roh kejahatan dan lain sebagainya, Apakah itu kehidupan yang dipimpin oleh Roh Kudus?
- Bagaimana sih Kak, kita dapat membedakan yang mana suara Roh Kudus dan yang mana suara hati kita atau suara pikiran kita sendiri?
Supporting Verse – Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: ”ya Abba, ya Bapa!” Roma 8:14-15 TB
Saudara bisa mengucapkan kata-kata “Ya, Aku adalah Anak Tuhan”, itu semua karena Roh Kudus yang ada dalam kehidupan saudara. Itu yang memampukan kita untuk bisa berkata kepada Tuhan “Ya Abba, Ya Bapa”. Tetapi banyak dari kita yang mengaku dirinya anak Tuhan tetapi masih mempunyai ketakutan untuk mendekat kepada hadirat Tuhan.
Berdoa aja susah, kalau saya punya tiga anak dan kalau mereka datang kepada saya setiap hari pagi-pagi mereka bangun, datang ke kamar dan mereka berkata “Ayahku yang ada di Karawaci, Apa kabarnya kah engkau hari ini? Izinkan daku anakmu menghampiri”.
See, kadang-kadang kita berdoa aja masih seperti itu. Padahal firman Tuhan yang sudah jelas mengatakan “Engkau sudah menerima roh yang menjadikan kamu anak”, artinya oleh roh itu kita bisa berseru “Ya Bapa”, artinya saudara dan saya mempunyai sebuah akses untuk masuk ke dalam hadirat Bapa kita di surga.
Akses, tidak tanpa perlu takut dan tanpa ada rasa perbudakan, tanpa kita harus berpikir bahwa sebentar lagi saya akan dihajar oleh oleh halilintar dan lain sebagainya karena Tuhan murka. We are His Son and Daughters, artinya sebenarnya kalau saya mau katakan secara sederhana, pribadi yang hidupnya dipimpin oleh roh, bahwa kita adalah anak-anak Tuhan yang hidupnya mau taat untuk mengikuti FirmanNya dan bukan sekedar tahu FirmanNya, tetapi mengikuti setiap tuntunan daripada pimpinan Tuhan dalam kehidupan kita.
Itu yang namanya hidup dipimpin oleh roh. Bukan kita malah menjadi orang-orang yang saya perhatikan, begitu banyak sekali orang-orang yang bilang saya ini hidupnya dipenuhi oleh Roh Kudus, tetapi yang sebentar-sebentar tuh mereka berpikirnya “Oh ada roh jahat di dalam ruangan ini, kita tengking mari bersama-sama!”, “Oh kamu masih ada jimat! kamu masih ada dosa!”
Bukan seperti itu loh hidup yang dipimpin oleh roh, hidup yang dipimpin oleh roh itu malah kita menjadi orang-orang yang sangat menyenangkan karena hidup kita mengikuti Tuhan. Kita tidak menjadi orang-orang yang saling menghakimi, tetapi kita hidup dituntun dan taat kepada FirmanNya.
Supporting Verse – ”Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. Yohanes 14:15-17 TB
Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. Yohanes 14:25-27 TB
Perhatikan, sewaktu saudara dan saya masih hidup dalam dosa dan belum mengalami kelahiran baru di dalam Kristus, kita kehilangan kemuliaan Tuhan, di dalam bahasa lain mengatakan “We lost the glorious standard of God”, namun sekarang saudara dan saya telah terhubungkan kembali bersama dengan Tuhan Yesus pada waktu kita mengucapkan, mengaku bahwa dia adalah Tuhan dan raja, pada waktu kita mengatakan tentang dosa kita dan berkata “Yesus, jadilah Tuhan dan raja”, akhirnya kita yang tadinya tidak terpisahkan dengan kemuliaan Tuhan kembali terekspos dengan kemuliaan Tuhan.
Dan itu sebabnya Tuhan Yesus mengirimkan Roh Kudus untuk hidup dalam kehidupan saudara dan saya supaya bisa mengingatkan kita kembali bagaimana kita harus hidup, bagaimana kita harus mengikuti semua perintah dalam firman Tuhan yang ada.
Itulah kenapa sangat penting bagi semua anak-anak Tuhan, bagi semua orang yang mengatakan “Aku mencintai Tuhan Yesus”, bukan sekedar datang ke gereja setiap hari Minggu karena kewajiban, tetapi hidupnya benar-benar dipimpin oleh roh kudus dan kami rindu melihat gereja kita, JPCC ini dipenuhi dengan jemaat yang hidupnya Spirit-Led.
Meskipun susah dan meskipun tidak sesuai dengan kehendak kita masing-masing tetapi kita menjadi jemaat yang selalu mengikuti kehendakNya Tuhan dan mengikuti firman Tuhan. Roh kuduslah yang akan mengajarkan segala sesuatu dan mengingatkan segala sesuatu yang sudah diajarkan kepada Yesus bagi kita melalui FirmanNya dan indikatornya bahwa itu adalah suara roh kudus dan bukan suara hati kita hanya ini, damai sejahtera.
Damai sejahtera yang dunia tidak bisa tawarkan. Damai sejahtera yang kita sendiri aja bingung “Kok bisa ya aku mengikuti Tuhan ini? meskipun tidak seperti yang aku minta tetapi aku mempunyai damai sejahtera”. Itu indikatornya bahwa kita sedang berjalan dituntun oleh Roh Kudus.
Supporting Verse – Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar. 2 Korintus 3:17-18 TB
Mengapa penting? kita hidup berjalan dituntun oleh Roh Kudus, karena oleh Roh Kudus, kita bisa datang apa adanya, dengan semua kekurangan kita, dengan semua dosa kita sebelumnya. kita bisa “come as we are”, remember that we can come as we are but we can’t leave as we are”.
Karena Roh Kudus tugasnya adalah untuk mengubahkan saudara dan saya, ditransformasikan seturut dengan gambar daripada Yesus Kristus. Artinya kalau saudara bergereja, if you love to come to church but you stayed the way you are, there’s something wrong.
Karena indikasinya adalah bahwa kita diubahkan, dan ditransformasikan, Sidney Mohede yang 33 tahun lalu, berumur 17 tahun menerima Tuhan Yesus sebagai juru selamat bukanlah Sidney Mohede yang sama di umur 50. Sidney yang menikah dengan istri saya 19 tahun yang lalu tidaklah menjadi suami yang sama lagi 19 tahun kemudian karena saya terus ditransformasikan dan diubahkan untuk mempunyai hati, pribadi dan karakter seperti Kristus Yesus.
Tetapi kalau saudara sudah ke gereja 10 tahun tetapi hidupmu tetap sama, tetap jatuh ke dalam dosa yang sama artinya hidup saudara tidak dipimpin oleh Roh Kudus. Tujuan keberadaan Roh Kudus dalam hidup kita yang percaya Yesus sudah jelas, untuk menolong kita melakukan melakukan firman Tuhan, bukan sekedar membaca firman Tuhan tetapi melakukan perintah Tuhan dan untuk mengubah kita menjadi serupa dengan gambar Kristus.
Pertanyaan saya hari ini adalah ini : “Apakah kita mau atau tidak dipimpin oleh Roh Kudus?” Pertanyaannya bukan “Apakah Tuhan memimpin atau tidak”, Dia bersama dengan kita dan Dia tidak pernah meninggalkan kita. Masalahnya kita yang bandel dan bebal. Apakah saudara bersedia untuk diubahkan?
Roh Kudus itu tidak memperbudak dan tidak memberikan kepada kita roh ketakutan tetapi dia memberikan kemerdekaan, artinya semuanya tergantung pada pilihan saudara mau mengikuti atau tidak, dan menurut serta mengikuti pimpinan Roh Kudus itu bukan berarti hidup kita akan mudah.
Ada begitu banyak orang Kristen yang bertobat bilang “Aku mau ikut Tuhan”, dan berpikir bahwa sejak itu hidup mereka akan mulus-mulus dan baik-baik saja. Begitu ada rintangan mereka langsung marah sama Tuhan.
Supporting Verse – Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. Matius 4:1 TB
Jadi, Roh Kudus bisa menuntun kita untuk kita pun masuk ke dalam sebuah tantangan. Ini yang saya sering katakan kepada teman-teman kita yang yang sedang mengalami masalah demi masalah dalam kehidupan mereka.
“Hei mungkin Roh Kudus ijinkan ini terjadi supaya kita bisa ditransformasikan untuk lebih taat lagi, untuk lebih berserah lagi kepada Tuhan dan kita menjadi lebih seperti Kristus Yesus”. Bukan berarti mengikuti Tuhan dan mengikuti Roh Kudus hidup kita akan mulus-mulus aja, bahkan Maria ibunya Yesus, sewaktu dia mengandung oleh Roh Kudus, yang membuat Maria hamil adalah Roh Kudus.
Tetapi tidak membuat Maria melewati masa-masa itu dengan baik-baik saja, karena pada waktu itu tunangannya yang namanya Yusuf kebingungan, “Loh, kok kamu sudah hamil?”
Sewaktu dibilang karena Roh Kudus, “susah nggak itu? susah!”. Tetapi dia bisa melewati itu semua pada waktu dia taat, dan akhirnya Yesus lahir dari Maria dan Yesus yang dipermuliakan.
Supporting Verse – Tetapi seperti yang tertulis di dalam Alkitab, “Apa yang belum pernah dilihat atau didengar, atau terlintas dalam fikiran manusia, itulah yang disediakan oleh Allah untuk orang yang mengasihi Dia.” Tetapi melalui Roh-Nya, Allah menyatakan rancangan-Nya kepada kita. Roh Allah menyelidiki segala sesuatu, bahkan rancangan Allah yang paling tersembunyi sekalipun. 1 Korintus 2:9-10 TB
Kita senang dengan ayat ini karena kita mikirnya bahwa kita akan cuma dapat berkat yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Tetapi bagaimana dengan pada waktu Tuhan menyatakan untuk kita melakukan untuk taat kepada hal-hal yang sebelumnya belum pernah kita kerjakan. Apakah saudara mau taat atau tidak?
Sharing Ps. Sidney – 24 tahun yang lalu saya ingat Ps. Jeffrey berbicara kepada kami para Leaders sewaktu kita memulai JPCC. Bahwa hari Minggu kita tidak akan menjalankan kolekte, Roh Kudus bilang bahwa kita akan menjadi gereja yang mengijinkan Jemaat untuk datang membawa persembahan, memberikan di depan tanpa kita harus membagikan kantong kolekte.
Saudara sadar sejak kita mulai 24 tahun yang lalu kita tidak pernah menyodorkan kantong kelekte, karena yang kita inginkan adalah saudara datang ke rumah Tuhan dengan sadar membawa persembahan kepada Tuhan sendiri. Pada waktu 24 tahun yang lalu, belum pernah terdengar ada gereja yang melakukan itu.
Tetapi kita pikir kalau Tuhan yang menyuruh, pasti Tuhan yang sediakan, Dan sampai hari ini semua ini adalah untuk kemuliaan Tuhan, dari Dia dan untuk Dia. Taat, yang penting taat, yang penting ikut aja katanya Tuhan. Pertanyaannya apakah saudara dan saya mau taat dipimpin oleh Roh Kudus meskipun kita harus melewati jalur yang tidak kita minta atau kita kehendaki?
I truly pray that we say yes today. Bagaimana pimpinan Roh Kudus dalam kehidupan kita sehari-hari? Ijinkan saya membagikan ini kepada saudara. Judul kotbah saya hari ini adalah “Divine navigation” atau navigasi Ilahi. Karena saya menemukan ada begitu banyak kesamaan dari apa yang kita pakai kesehari-harian kita yaitu GPS, dalam kita berjalan mengikuti suara dan pimpinan Roh Kudus.
Berapa banyak dari saudara yang memakai GPS apapun untuk bisa pergi kemana-mana setiap hari, baik itu Google Maps, Waze, dan ada begitu banyak produk lainnya tetapi semuanya satu tujuan. Tujuannya adalah untuk supaya kita bisa sampai ke tujuan kita ke mana kita mau pergi dengan efisien dan kita bisa memilih rute yang terbaik untuk kita bisa datang sampai tepat pada waktunya.
Ada banyak kesamaan dengan saya berjalan bersama dengan Tuhan Yesus, dengan suara dari pada Roh Kudus, dengan saya mengikuti apps Navigasi saya. Itu sebabnya saya berikan judulnya “Divine Navigation”, karena ini adalah navigasi tentang kehidupan kita oleh Roh Kudus.
Nah, gambaran tentang tuntunan Roh Kudus mempunyai banyak kemiripan contohnya, GPS kita, setiap kali kita mau pergi ke sebuah tempat pasti akan memberikan banyak rute, ada beberapa opsi pilihan untuk kita bisa sampai ke tempat tujuan kita. Tetapi kebebasan untuk memilih rute tersebut ada di tangan saudara, Betul kan?
GPS kita tidak pernah memaksakan bahwa kita harus mengikuti rute A atau B, saudara boleh memilih dan itu sama juga dengan Roh Kudus. Roh Kudus selalu memberikan banyak pilihan yang terbaik untuk kita, tetapi kita juga beroleh kebebasan “free will”, kebebasan untuk menentukan jalan kita sendiri.
Namun Ini yang luar biasanya, sama seperti GPS, apapun pilihan saudara, Roh Kudus sama seperti GPS tidak akan pernah meninggalkan saudara sampai saudara sampai ke tempat tujuan tersebut, mau macetnya kayak gimana, mau tiba-tiba ada kecelakaan apa-apa pun tidak pernah saya terima dari app GPS berkata “Eh gua nyerah deh, gua sudah nggak bisa lagi nih, Sorry ya gua tinggalin ya!”
Tidak pernah kan? Apps kita akan terus menentukan, untuk terus mencari jalan yang terbaik. It’s the same thing! Roh Kudus adalah penolong dan penghibur! Seringkali saya temukan ada banyak orang yang bingung untuk mengikuti Tuhan, kayaknya seakan-akan itu sesuatu yang sulit dan rumit banget. Mereka selalu berkata “Kenapa Tuhan nggak kasih tahu saya harus jalan kemana? Kenapa Tuhan selalu nggak pernah kasih tahu saya harus bagaimana?”
Sama seperti GPS saya tidak sibuk setiap 2 detik ngomong “jalan terus, jalan lurus, jalan lurus”. Bener dong, GPS kita tidak pernah kan, kalau kita jalan lurus, kalau kita belum disuruh belok, GPS kita kan tidak pernah ngomong “Jalan terus woi! terus aja!”
Tentu tidak pernah kayak gitu kan? tetapi kenapa kita setiap kali kita ini berjalan mengikuti Tuhan, seakan-akan kita harus menunggu ada tanda-tanda dan Mukjizat. Sebentar-bentar pergi ke KKR rohani untuk membutuhkan jawaban.
Dengarkan saya baik-baik, ini yang saya perhatikan dalam kehidupan saya berjalan mengikuti Roh Kudus. Kalau jalan kita benar, Dia diam-diam saja loh. Betul kan? Saya bilang sama teman-teman saya “Mungkin Tuhan nggak ngomong karena hidup kamu ya baik-baik aja, udah nggak apa-apa”.
Saya tulis dalam buku saya “A simple Truth”, bahwa Tuhan kita mencintai proses, Tuhan mencintai Movement. Yang kita harus lakukan adalah “just keep swimming”, ada saya tulis di satu chapter, just keep swimming, Seperti Dory katakan kalau saudara tahu dalam film Finding Nemo, kalau kita tidak tahu harus mau jalan ke mana, ya melangkah saja.
Pada saat kita lagi nyetir dan kita missed our turn, GPS kita akan ngomong tentunya untuk berputar balik dan ambil belokan di depan. Dia akan kasih tahu kan? Nah, kalau GPS kita aja ngasih tahu, masa sih Tuhan dan Roh Kudus tidak memberitahukan kepada kita? Mengapa kita lebih percaya kepada GPS dan tidak kepada Tuhan dan Roh Kudus? Just keep swimming! Just keep doing what you’re doing, just keep reading the Bible, patuh kepada firman Tuhan, baca firman Tuhan, hidupi firman Tuhan, just keep walking!
Ps. Jeffrey adalah Boss saya, 27 tahun saya melayani bersama dengannya dan dia tidak pernah berbicara selama 3 jam di setiap hari senin untuk memberitahu saya arah-arah kehidupan. Setahun mungkin kita meeting cuman sekali secara pribadi untuk membahas pekerjaan.
Tetapi beberapa tahun lalu saya pernah tanya, “Kok kamu tidak kasih tahu saya harus ngapain?” dan dia berkata, “You’re doing great! tenang saja, Kalau kamu salah baru gua ngomong”. Oh benar juga ya… Nah, kalau kita seperti itu, kita akan jalan dengan penuh confidence. Kalaupun aku salah, nah masalahnya ini… seringkali Roh Kudus sudah ngomong “kamu salah jalan”, Kitanya yang bebal dan tidak mau mendengarkan.
Supporting Verse – Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu? Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situ pun Engkau. Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku. Jika aku berkata: ”Biarlah kegelapan saja melingkupi aku, dan terang sekelilingku menjadi malam,” maka kegelapan pun tidak menggelapkan bagi-Mu, dan malam menjadi terang seperti siang; kegelapan sama seperti terang. Mazmur 139:7-12 TB
Artinya, aku mau takut apa sih kalau aku berjalan sama Tuhan? karena Tuhan bisa mengubah gelap menjadi terang, kemanapun aku pergi, Tuhan ada di sana. Aku mau melangkah kemanapun, Tuhan yang menuntun langkahku. Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang berkenan kepadanya. Perhatikan ini, apabila ia jatuh, tak akan tergeletak. Sebab Tuhan menopang tangannya.
Supporting Verse – TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; Mazmur 37:23 TB
Ngapain Kita takut, ngapain Kita cemas? orang-orang yang hidupnya dipimpin oleh Roh Kudus, gereja yang jemaatnya dipimpin oleh Roh Kudus mempunyai keyakinan. Keyakinan bahwa Tuhan yang akan menetapkan langkah-langkah mereka saat berjalan tanpa harus sebentar-bentar minta wangsit dari Tuhan, tanpa sebentar-sebentar minta suara atau tanda-tanda. Asalkan saudara terus membaca firman Tuhan, terus mengikuti dan taat akan firmanNya.
Percuma kita mengejar suara-suara dan tanda-tanda yang supranatural jika kita tidak mau membaca dan mentaati firman Tuhan yang tersedia bagi kita secara natural.
Itu sebabnya penting untuk kita membaca firman Tuhan setiap hari, itu sebabnya penting untuk kita mendengar suara Tuhan, penting untuk kita mengenal suara gembala kita Yesus Kristus. Its one thing to listen but its another thing to obey what you listened to.
Raja Daud mengatakan begini, Raja Daud setelah Yesus dia adalah tokoh yang paling sering saya baca. Raja Daud mengatakan begini di Mazmur 199: 19.
Supporting Verse – Jauhkanlah aku dari jalan yang sesat, karena kebaikan-Mu, ajarilah aku hukum-Mu. Aku telah memilih untuk taat, perintah-Mu selalu kuingat-ingat. Mazmur 119:29-30 BIS
Raja Daud berkata begini, “Aku memilih, I choose to obey”. Pilihannya ada di tangan saudara, bukan Apakah Tuhan “Kapan Tuhan ngomong, Kapan Tuhan kasih tahu?”, Tuhan sudah ngomong dan Tuhan sudah kasih tahu. How? melalui FirmanNya kalau kita baca setiap hari.
Pertanyaannya adalah apakah kita bisa menjadi seperti Raja Daud yang berkata “Aku memilih untuk taat kepada firmanMu”, dan ini pertanyaan kita hari ini, bukan karena kita jago membacanya. Pertanyaannya, kamu menuruti apa yang kamu baca atau tidak?
Keselamatan kita dalam mengemudi, kalau kita nyetir mobil, keselamatan kita dalam mengemudi mobil atau motor bukanlah dalam kemampuan kita membaca rambu-rambu lalu lintas namun dalam ketaatan kita untuk melakukan apa yang rambu-rambu tersebut perintahkan.
Saudara boleh bilang “Wow, Gue tahu kok kalau hijau artinya maju, aku tahu kalau lampunya merah artinya stop!” Tahu doang, tetapi kalau kamu tidak patuh sama aja bohong. Malah kamu yang bisa kena kecelakaan, it’s not about whether I know the word of God, but do you obey it?
Supporting Verse – Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Amsal 3:5-6 TB
Perhatikan ayat ini, Mintalah kehendakNya dalam setiap langkah hidupmu, Kehendak Tuhan yang harus kita cari, yang kita minta adalah kehendak Tuhan. Kita banyak bergumul karena yang selalu kita mintanya kemauan kita dan bukan kehendak Tuhan.
Mintalah kehendakNya dalam setiap langkahmu, maka setelah kita minta kehendak Tuhan, maka perhatikan ini, Dia akan menuntunmu ke jalan yang benar. Trust, Yakinlah bahwa Dia adalah Tuhan yang baik yang mau memimpin saudara dalam kebenaran, bahwa rencana Tuhan dalam kehidupan saudara dan saya adalah rencana yang sangat luar biasa dahsyat.
Kalau sampai hari ini saya ada, kalau saya melihat keluarga saya, kemarin anak saya baru lulus SMA dan saya menangis karena saya melihat selama 18 tahun dia hidup melihat kebaikan Tuhan dari hari pertama.
Simple, cuman karena saya ikutin saja apa kata Tuhan Yesus, ikutin saja yang Roh Kudus mau, ikutin saja meskipun susah, meskipun bukan kemauanku, let your will be done.
Saya yakin kalau saudara melakukan hal yang sama, saudara akan bisa one day melihat kebelakang dan saudara bisa berkata begini “Kok bisa ya aku nyampe sini ya? Kok hidupku bisa seperti ini sekarang? dan saudara bisa berkata semua karena anugerahNya Tuhan, semua karena kebaikan Tuhan”.
Sharing Ps. Sidney – Beberapa minggu yang lalu saya anniversary trip bersama dengan istri saya ke Jepang. Saya ketemu seorang teman yang dia tidak terlalu tahu banyak tempat di Jepang dan dia berkata “Kok bisa sih? Lu sampe nih ke tempat-tempat ini, ke cafe-cafe di pelosok, ke tempat-tempat ini, kok lu bisa sih? lu hebat bener!”
Aku bilang “Loh, aku nggak hebat! Aku cuman ngikutin apa yang kata GPS katakan, disuruh belok, aku belok, disuruh masuk ke gang gini ya aku masuk sampai di tujuan, nggak ada hebatnya sama sekali”.
Hari ini orang bilang gini ke saya “Wah Kak Sidney hebat sudah menjadi Pastor”, Enggak ada hebatnya, yang hebat itu Roh Kudus, yang memimpin setiap langkah kehidupan saya. Dan kalau tuhan bisa melakukan ini dalam kehidupan saya, Tuhan juga bisa melakukan dalam kehidupan setiap jemaat di dalam gereja ini untuk menjadi gereja yang Spirit-Led, yang mengikuti Tuhan Yesus dalam segala hal, sehingga pada waktu ada detour, pada waktu kita ada reroute jalannya pergi ke rute yang lain, kita nggak perlu kuatir.
Milikilah keyakinan yang sangat luar biasa akan Rencana Tuhan atas hidupmu sehingga engkau bahkan tidak marah lagi ketika hal tidak berjalan sesuai keinginanmu.
Have that conviction that God, Tuhan punya rencana yang baik dalam hidupku meskipun tidak sesuai dengan apa yang aku mau, Tuhan baik, Tuhan Setia, Tuhan maha kuasa dan Tuhan selalu pegang kendali.
P.S : If you like our site, and would like to contribute, please feel free to do so at : https://saweria.co/316notes



