A Life Surrendered by Ps. Sidney Mohede

JPCC Kota Kasablanka Service 2 (26 March 2017)

Kita hidup di generasi anak muda yang penuh dan pandai dengan berbagai bahasa, dan kadang dibutuhkan sebuah subtitle untuk menjembatani hal itu. 

Bulan ini kita masih berbicara mengenai Spirit-led life, hari ini saya khususnya akan berbicara mengenai kehidupan yang berserah (A Life Surrendered).

Kata-kata ini, “Berserah kepada Tuhan dalam segala hal” sering keluar dari hati saya selama beberapa bulan terakhir, dan ini terlihat dengan jelas dari lagu-lagu yang saya buat.

Jika anda dan saya ingin dipimpin oleh Roh Kudus, kunci-nya adalah berserah.

Melalui Firman Tuhan, kita bisa mendengar dan dipimpin oleh Roh Kudus, tetapi masalah terbesar kita untuk dipimpin oleh Roh Kudus adalah bukan karena kita tidak mengenal Roh Kudus, tetapi karena kita selalu keras kepala, tidak mau mendengarkan dan berserah kepada Tuhan.

Kita sering diingatkan untuk berserah kepada Tuhan melalui lagu dan ayat Firman-Nya, tetapi kita selalu gagal dalam berserah dan ini menyebabkan kita untuk mengambil berbagai keputusan yang salah dalam hidup, ingat bahwa Roh kudus ada di dalam anda dan saya.

Seperti yang dikatakan Ps. Jeffrey minggu lalu, Kita tidak pernah meminta tuntunan kepada Roh Kudus, meski Dia ada di dalam kita.

Sharing Ps. Sidney – Anak saya, Ethan harus mengikuti lomba pidato selama 3-5 menit, Saya memberikan banyak tips dan arahan saat sedang makan bersama dia, dan dia kemudian suka bertanya “What’s next?”, dan saat itu saya diingatkan bahwa spirit-led life sebenernya sama mudah-nya seperti bertanya seperti itu kepada Roh Kudus, “What’s next, God?”, tetapi seringkali ada begitu banyak orang yang bertanya, dan saat diberikan nasihat, mereka malah memilih untuk tidak mengikuti-nya

Hal ini akan membuat kita frustrasi, karena kita seharusnya hidup berserah kepada Tuhan. 18 tahun yang lalu, usia saya masih di awal 20, dan cara saya berkreasi dan membawa diri dalam pujian penyembahan kurang bisa diterima banyak orang, pada satu titik saya merasa sangat lelah dan tidak ingin melayani Tuhan lagi.

Tetapi Tuhan berkata kepada saya, “Jangan Menyerah tetapi Berserah“, statement ini membuka mata saya, dan berbeda sekali artinya karena berserah berarti menyerahkan hidup kita pada Tuhan yang lebih berkuasa atas hidup kita. 

Opening Verse – “Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,” ‭‭Galatia‬ ‭5:25‬ ‭TB‬

Orang yang hidup dalam roh belum tentu dipimpin oleh roh. Hidup dalam roh, dan hidup dipimpin dalam roh dalah 2 hal yang berbeda, keinginan daging selalu ingin memimpin, bukan mau dipimpin.

He who cannot be a good follower cannot be a good leader – Aristotle

Orang yang berkuasa selalu tunduk dengan yang punya kuasa. Beberapa hari lalu saya meng-order layanan pesan antar online, dan saat saya melihat waktu penjemputan yang berdasarkan rute dan GPS yang jelas, saya merasa ada cukup waktu untuk saya bersiap-siap, tetapi setelah beberapa menit kemudian, layanan pesan antar ini belum sampai juga.

Setelah saya coba hubungi, order layanan saya ini terlambat karena si pengemudi salah mengambil jalan karena dia mengira dia bisa mengambil jalan pintas yang lebih cepat daripada rute GPS. Begitulah hidup kita saat ini dalam hubungan dengan Roh Kudus.

Kita sering mengambil keputusan yang salah, padahal ada suara roh kudus yang jelas di dalam hidup kita. The Holy Spirit’s voice is as loud as our willingness to listen.

Supporting Verse – “Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil. Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.” ‭‭Ibrani‬ ‭5:12-14‬ ‭TB‬‬

Berjalan dan dipimpin oleh roh kudus seperti ibaratnya suatu latihan, Dia yang melatih kita untuk bisa membedakan keputusan baik atau tidak.

Ibarat-nya pada jaman ini banyak dari kita yang suka olahraga dengan seorang trainer, pada proses latihan, kita harus mengikuti arahan dan bimbingan trainer ini.

Orang yang dewasa mempunyai panca indera yang terlatih, tetapi itu semua kembali kepada kita, apakah kita mau mendengar dan melakukan hal itu?

Supporting Verse – “Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,” ‭‭Efesus‬ ‭5:18‬ ‭TB‬‬

Mabuk itu arti-nya kalau dalam bahasa inggris-nya adalah under the influence, artinya adalah semua tingkah laku kita berada dalam kontrol alkohol. Sang penulis juga menyamakan hal ini, bahwa semua perkataan dan tingkah laku kita seharusnya ada di bawah kendali Roh Kudus.

Apakah anda sekarang berada dalam kendali anda atau Roh Kudus?

The Holy Spirit and You are a dynamic duo, Without him you are going to struggle, With Him you are an unstoppable force. 

Supporting Verse – “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” ‭‭1 Korintus‬ ‭6:19-20‬ ‭TB‬‬

Di dalam gereja, kita sering bernyanyi dan berkata bahwa hidup kita adalah milik Tuhan, tetapi di luar gereja, kita sebaliknya sering bernyanyi dan berkata “It’s my life!”, statement yang manakah yang mau kita hidupi? Kita tidak bisa memilih kedua-nya, 

Seharusnya Kita hanya bisa berserah kepada Tuhan. Here I am, Lead me, and I will do what You say.

Supporting Verse – “Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.” ‭‭Roma‬ ‭8:14‬ ‭TB‬‬

The Greatness of a Man’s power is the measure of His Surrender – William Booth.

So, What’s Stopping Us?

First, is Our self and Ego, to the egotistical mind, surrender means giving up control but to a spirit-led mind, surrender means giving in and receiving.

 

God cannot fill you if you’re so full of yourself

Second, is Fear and Anxiety. Surrender the thing you fear into the hands of God, turn it right over to God and ask him to solve it with you, fear is keeping things in your own hands, Faith is turning them over the hands of God – E. Stanley Jones

Jangan pernah mengukur kuasa Tuhan yang tak terbatas dengan pengharapan kita yang terbatas, apapun pergumulan yang kita hadapi.

Sharing Ps. Sidney – Saya sendiri saat ini sedang bergumul dengan kesehatan telinga saya, ada kerusakan syaraf sehingga saya perlahan mengalami kelihangan pendengaran di bagian kiri telinga saya.

Hal ini membuat saya frustrasi sebagai pemusik dan membuat ada banyak rasa kekhawatiran. Tetapi saya percaya bahwa hidup saya milik Tuhan, aku ini milik-Nya. 

Kalau Tuhan mau sembuhkan saya, mukjizat bisa terjadi. Tetapi bahkan bila itu tidak terjadi, saya akan tetap menyembah Tuhan, karena apapun yang terjadi, Tuhan baik dan memegang kendali atas hidup saya. Ini bukan hanya sekedar kotbah, inilah A Life Surrendered.

There are 2 conditions of surrender : By Crisis or By Choice.

Kita bukan hanya sekedar bertanya tetapi juga menghidupi apa yang Tuhan katakan atas hidup kita,

Kehidupan yang berserah adalah pada saat kita mengakui bahwa Tuhan selalu memegang kendali atas hidupnya, dan kita adalah milik-Nya. Less of me, and more of God.

Supporting Verse – “namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.” ‭‭Galatia‬ ‭2:20‬ ‭TB‬‬

Kehidupan yang berserah adalah saat kita mengakui bahwa bukan kehendak kita yang terjadi, melainkan kehendak-Nya. Sama seperti Yesus saat menjelang penyaliban di Getsemani.

When your will is God’s will, you will have your will – Charles Spurgeon. 

Orang yang kuat bukan orang yang sanggup memikul gunung di pundaknya, orang yang kuat adalah orang yang bersedia melepaskan kehendaknya, lalu dengan hati menyembah berkata, “Datanglah Kerajaan-Mu, jadilah Kehendak-Mu”. Berserah dan dipimpin oleh roh kudus dalam kehidupan-nya

Kehidupan yang berserah adalah saat kita taat akan bimbingan dan pimpinan oleh Roh Kudus, 

Supporting Verse – “Tetapi jawab Samuel: “Apakah Tuhan itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara Tuhan? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan.” ‭‭1 Samuel‬ ‭15:22‬ ‭TB‬‬

If the holy spirit speaks in your life, obey it. Ketaatan jauh lebih berharga di mata Tuhan daripada korban persembahan.

Growing closer to God and being led by the holy spirit is not the result of trying harder but the result of surrendering more.

Saya mau tutup kotbah saya dengan lirik pujian ini, Where would I be if not for your grace that rescued me, my life surrendered to worship you.