JPCC Kota Kasablanka Service 2 (25 December 2016)
Kita sudah memasuki hari natal dan minggu ke-4 di Bulan Desember, dimana Bulan ini biasanya dikenal sebagai bulan yang penuh dengan aspek memberi, atau paling tidak menukar kado. Pada kotbah sebelum-nya, saya sudah berbicara mengenai Yesus sebagai hadiah yang sangat berharga dan tak ternilai untuk di berikan untuk dunia dan kita semua.
Dalam hidup, Ada hadiah yang kita langsung dapat, dan ada juga hadiah yang harus kita perjuangkan untuk bisa mendapat hadiah itu. Kalau kita mengadakan sebuah pesta, kita tidak akan tahu hadiah apa yang akan diberikan oleh tamu pesta kita. Seringkali kita terkecoh oleh bungkus kado-nya yang bagus, tetapi isi-nya mungkin tidak menyenangkan kita.
Hal ini memberikan pelajaran buat kita, bahwa jangan selalu hanya kesengsem dengan luar-nya saja, terutama saat anda akan menikah. Yang penting bukan hanya di luar-nya, tetapi apa yang ada di dalam-nya. Karakter, Sikap, dan Respon-nya terhadap sesuatu, itulah hadiah yang sebenarnya.
Tetapi ada hadiah yang kita dapatkan bukan karena itu semua, bukan karena bertanding atau ikut sayembara, tapi hadiah ini kita dapatkan karena ada orang yang mengasihi dan perhatian dengan kita. Sehingga meski kita tidak berjuang untuk mendapatkan kado atau hadiah itu, mereka tetap datang membawa kado dan hadiah, biasanya hal itu merupakan ungkapan kasih mereka. Itulah Kado yang diberikan Tuhan kepada kita semua.
Kita semua bisa mengenali Tuhan sebagai Raja damai, dan sebagai Raja kekal yang membawa damai. Di dalam Yesus ada keselamatan kekal dan ada kasih yang damai. Kasih-lah yang terutama, Kasih-lah yang membuat Tuhan begitu damai dan memberikan Anak Nya ke dunia ini untuk menyelamatkan dunia ini. Seringkali kita menyebut kasih atau Love, tanpa mengerti arti yang sesungguh-nya.
Tuhan memberikan kado dan hadiah yang terbaik kepada kita, karena Dia mengasihi, menyayangi dan menilai kita dengan sangat tinggi. Anda bisa memberi tanpa mengasihi, tetapi anda tidak bisa mengasihi tanpa ingin memberi.
Love is the desire to benefit others, at the expense of self, whereas Lust is the desire to benefit our self at the expense of others.
Jadi sebelum anda mengatakan bahwa anda mengasihi seseorang, saya ingin agar anda mempunyai definisi yang benar akan hal ini. Hal tentang kasih, baik dalam film atau lagu yang bertema kasih paling banyak diminati oleh banyak orang.
Love atau Kasih merupakan salah satu kata yang paling sering disebut oleh banyak orang. Kasih berkeinginan untuk menguntungkan orang lain yang kita cintai, meskipun diri kita sendiri harus berkorban untuk-nya.
You can give without loving but you cant’t love without giving.
Kita tidak akan tahu seberapa besar kaish Tuhan untuk kita, sampai kite bertemu dengan-Nya, Dia rela meninggalkan semua hal yang mulia, untuk menyelamatkan kita semua.
Hidup kita sangat berarti untuk Tuhan, pernahkah anda berpikir bahwa hidup anda adalah hadiah dari Tuhan? Itu sebabnya Tuhan menyediakan hikmat kepada kita karena Tuhan mau kita menang dalam hidup ini. HIkmat diberikan agar kita bisa mengambil keputusan dengan benar, karena hidup kita ini layak dirayakan.
Opening Verse – “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Yohanes 3:16 TB
Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu,untuk membungkamkan musuh dan pendendam. Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu,bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan. Mazmur 8:3-4 TB
Dalam Ayat dan Kitab mazmur ini, penulis-nya begitu mengagumi keindahan Tangan Tuhan yang membentuk semua dunia ini. Ia mengagumi dan mengerti bahwa Hidup merupakan hadiah dari Tuhan.
Setiap kita melihat orang yang mengalami mukjizat penyembuhan, respon mereka pasti adalah senang sekali dan bersorak-sorai, karena mereka tahu bahwa hidup adalah hadiah dari Tuhan. Itu sebab-nya Tuhan memberikan berkat kepada kita, agar kita bisa menikmati hidup, dan bisa mengisi waktu dengan baik. Hidup kita ditentukan dengan bagaimana kita mengisi waktu yang ada.
Hidup harus kita rayakan, karena itu adalah hadiah dari Tuhan. Kita harus bisa memberikan pengharapan kepada orang-orang yang berada di sekitar kita. Bagaimana anda memperlakukan talenta yang ada dan didapat dari Tuhan, sudah seharusnya kita gunakan itu agar bisa dinikmati oleh banyak orang.
Apa yang anda lakukan dengan pengaruh yang anda punya? Jaman sekarang ini dengan adanya social media, banyak orang semakin ingin mendapat pengaruh, dan mereka tidak bertanggung jawab dengan pengaruh yang mereka punya.
Dalam konteks penyebaran berita, terutama mengenai isu hoax, kita semua harus bertanggung jawab dan memjaga pengaruh yang kita punya. Ambil contoh dalam kejadian teman saya yang membagi isu hoax mengenai kematian Jackie Chan. Anda harus memberikan informasi positif dan benar-benar bisa memberikan filter yang bagus terhadap setiap berita yang positif.
Ingat bahwa kita seharusnya menjadi pembawa berita baik, bukan kabar dan berita yang busuk, ada beberapa orang yang mungkin disaat mendengar kotbah fokus-nya bukan untuk mendapat Firman Tuhan, tetapi ingin mendapat gambar yang bisa di-upload di social media, saya menyampaikan Firman Tuhan agar anda semua bisa berubah, bukan untuk mendapatkan uploads dan likes di social media.
Tuhan memberikan kesempatan kepada kita semua, gunakan setiap kesempatan dengan baik. Menjadi lah dewasa dalam menghadapi dan menjalani semua kesempatan yang Tuhan berikan.
Sharing Ps. Jeffrey –Beberapa hari lalu saya menonton film seri detektif kesukaan saya, dalam cerita film seri detektif itu, saat detektif ini sedang melalukan refleksi diri, dan dia tidak sadar kalau ada teman mantan polisi yang berada di belakangnya. Kemudian mereka bercengkrama, dan si detektif mengeluhkan bahwa banyak hal negatif sudah dia lakukan selama masa akfitnya bertugas, tetapi teman mantan polisi ini diam sejenak dan berkata kepadanya “The best legacy a man can leave behind is the people whose lives he’s changed.”
The best legacy a man can leave behind is the people whose lives he’s changed.
Warisan terbesar dan terbaik yang bisa kita tinggalkan adalah berapa banyak orang yang hidupnya kita ubah, itulah warisan yang seharusnya kita tinggalkan. Itulah yang Yesus lakukan dalam 33 tahun hidup-nya, dimana Ia selalu berusaha untuk mengubah hidup orang banyak menjadi lebih baik. Hidup penuh dengan berbagai keputusan, ada survey yang mengatakan bahwa orang dewasa membuat keputusan sebanyak 35.000 sehari.
Hidup kita sekarang ini merupakan hasil dari keputusan-keputusan yang kita ambil di masa lampau, itu sebabnya kehadiran Yesus sangat penting, karena tanpa terang dan kehadiran Yesus, kita seringkali salah mengambil keputusan dalam hidup kita.
Your lives is a gift from God, but what you do with it, is your gift to God.
Closing Verse – Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. Yohanes 1:4-5
Dalam Ayat diatas, dikatakan bahwa setiap orang memiliki kebebasan untuk memilih, dan Yesus akan memberikan terang Nya untuk orang membuat keputusan. Hidup merupakan suatu kepercayaan yang sudah Tuhan berikan kepada kita semua, Seberapa besar penilaian anda terhadap hadiah yang anda terima menentukan bagaimana anda meperlakukan hadiah tersebut.
Dibutuhkan ada peranan dan kerjasama dengan manusia agar Yesus bisa lahir di dunia ini, Malaikat mendatangi Maria dan Yusuf, mereka mempunyai peran penting untuk menghadirkan Yesus di dunia ini. Begitu hal-nya dengan kita, Maukah anda agar hidupnya dipakai dengan Tuhan untuk menghadirkan diri-Nya dimanapun anda berada? Bersediakah anda akan hal itu dan membuat hidup anda menjadi hadiah bagi orang lain? Mewujudkan pekerjaan-pekerjaan Tuhan dan menjadi sumber inspirasi bagi dunia yang berada di kegelapan saat ini.



