JPCC Kota Kasablanka Service 2 (January 10, 2016)
Tema Tahun ini adalah Build (Membangun), sementara Level-Up yang merupakan tema tahun lalu akan selalu berlangsung dalam hidup kita. Bukan hanya tahun 2015, tetapi sepanjang tahun kita harus level-up. Adalah baik kalau kita punya proses dalam kehidupan kita, sesuatu yang lama menjadi sesuatu yang baru, Kita tidak stuck dengan masa lalu, dan bisa maju ke hari dan waktu yang baru.
Kita semua memakai Tahun yang baru to start over again, membuat kita ingin memulai lagi sesuatu yang baru, saya harap tahun baru ini bukan hanya bicara soal momentum, tetapi lebih baik juga kalau kita punya attitude yang baru dalam setiap waktu yang sudah kita lewati.
Supporting Verse – Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. Yesaya 40:29-31 TB
Tahun baru, adalah momen baru untuk restart, ibarat-nya restart gadget kita yang selalu ada update IOS untuk fix bugs di apps gadget. Disaat kita sudah restart gadget tersebut, meski sepertinya sama tetapi apa yang ada di software gadget itu berbeda dan lebih baik dari sebelumnya.
Mungkin hanya menunggu saja, tetapi kita harus tahu bahwa ada perbedaan antara “menunggu saja” dan “Menantikan Tuhan untuk mendapatkan kekuatan baru”, Menunggu itu bergeming (diam), Menunggu saja ibaratnya kita sedang bergeming, ibaratnya disaat kita sedang menunggu di lampu merah, we have to wait until the traffic light turn green. Tetapi menantikan Tuhan untuk mendapatkan kekuatan baru sama dengan percaya dan aktif (Sama dengan ber-Iman).
You have to believe and be active, bukan sekedar nunggu saja but you have to do something about it dan saudara akan mendapatkan kekuatan baru disaat proses itu berlangsung. Abraham dan Sara minta anak bertahun-tahun lamanya, mereka tidak hanya doa dan puasa saja, but they have to do something to make it happen. Yusuf yang “setia” dalam proses kehidupan disaat dia menunggu berkat Tuhan. Menantikan bukan tanda apa Tuhan bisa? melainkan apa yang saya harus lakukan.
3 SIkap yang didapat dari Yesaya 40:29-31, ketika kita menantikan untuk mendapat kekuatan baru (ada 1 tambahan sikap) :
1. Untuk memulai sesuatu, you have to be Strong.
Seumapama Rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya. Saat Rajawali ingin naik terbang, dia harus meloncat dan membetangkan dan mengepakkan sayapnya dengan kekuatan yang besar (power yang strong). Sama seperti mesin pesawat yang akan semakin full power disaat dia mau take-off. Bunyi mesin yang semakin kuat itu akan membuat kita merasa aman disaat pesawat itu mau naik. Karena itu disaat kita mau memulai sesuatu, kita harus memulainya dengan semangat dan antusias,
Start Strong. Attitude kita perlu baru, get excited and full-power (“Ganbatte”, “Jia You”, “Man Jada Wajadda”, dan “Ayo”). Semua kata-kata tersebut punya arti yang sama, ada tindakan bukan hanya keinginan dan mimpi-mimpi, dan jangan patah semangat.
Kemana mimpi dan visi-mu yang pernah ada? Taruh visi di depanmu dan kerja itu, ciptakan usaha dan bisnis yang baru, kirim CV ke perusahaan yang besar, Kejar Beasiswa, Rumah Sendiri. Jangan Patah Semangat, Semua ini mungkin ketika dilakukan bersama Tuhan. Taruh sesuatu yang besar di depan-mu karena Tuhan yang mahabesar ada di belakang-mu. Putuskan bahwa saya mau mulai dengan cara Tuhan dan percaya.
Supporting Verse – Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu. Yohanes 16:24 TB
Semangat, Step-Up dan mulai melangkah. Ibarat-nya disaat kita menaiki roller coaster, baik pendek maupun panjang rute-nya, disaat kita baru sampai dan menaiki roller coaster itu pasti merasa deg-degan dan semangat untuk mengatasi rasa takut yang ada.
Supporting Verse – firman-Nya: “Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Yesaya 43:18 TB
Orang-orang yang menantikan Tuhan akan mendapat kekuatan baru
2. Berlari tetapi tidak lesu
Capek akan membuat kita berhenti, dalam lari kita bisa saja jatuh dan berhenti, tetapi lari bersama Tuhan dan menantikan kekuatannya, akan membuat kita untuk terus maju dan berusaha keras. Bukan hanya berani untuk mulai, tetapi berani untuk terus level-up akan apa yang sudah kita peroleh di masa lalu. Disaat kita berlari dengan Tuhan, kita tidak akan pernah lesu dan terus berusaha untuk menjadi lebih baik lagi.
Supporting Verse – Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, Filipi 3:13 TB
Keep the pace, keep running, apa-pun cara lari dan berapa-pun umur saudara. Selama kita menantikan Tuhan, kita tidak akan pernah lesu.
3. Berjalan tetapi tidak lelah.
Tantangan berjalan adalah ketika kita merasa bahwa kita tidak akan sampai-sampai dan tidak kelihatan ujung-nya, Tetapi orang yang berjalan dengan Tuhan akan terus berjalan karena dia tahu tujuan akhir-nya. Lakukan apa yang ada di tangan kita dengan setia, meski itu kelihatan-nya kecil, terus doakan family kita, teman-teman kita yang belum menerima Tuhan, jangan lesu karena kemenangan sudah menanti di hadapan-mu.
4. Berdoa
Berdoa merupakan nafas orang percaya, komunikasikan semua permulaan yang kita mulai dalam doa. Ajukan dan kasih tahu kepada Tuhan, bukan menyuruh, as if kita sudah menerima-nya. Seperti ibarat-nya anak-anak yang meminta sesuatu (cellphone) disaat belum waktunya, sebagai ayah saya ingin sekali memberi cuman saya tahu bahwa kapasistas umurnya belum siap.
At the end, I will give the best yang saya berikan kepada anak-anak saya, sama hal-nya dengan Tuhan. You can do more than pray after you’ve prayed, buy you cannot do more than pray until you’ve prayed.
Supporting verse – Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Filipi 4:6-7 TB
Ini adalah 4 hal dan sikap yang akan membuat kita menantikan Tuhan dan mendapat kekuatan baru. Menantikan Tuhan bukah hanya menunggu saja, tetapi aktif. Tuhan lebih sibuk mempersiapkan kita untuk bisa menggapai kesempatan yang diberikan olehnya.
Keuntungan = Persiapan + Kesempatan. Kalau kita tidak melakukan persiapan, disaat kesempatan datang, we will miss it.
Closing verse – Aku akan menjadikan mereka dan semua yang di sekitar gunung-Ku menjadi berkat; Aku akan menurunkan hujan pada waktunya; itu adalah hujan yang membawa berkat. Yehezkiel 34:26 TB Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh. Habakuk 2:3 TB
Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. Aku sangat menanti-nantikan Tuhan ; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong. Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku, Mazmur 40:1-3 (TB)
Waktu menantikan Tuhan dan mendapatkan kekuatan baru, bukan hanya kita yang diuntungkan, tetapi banyak orang yang melihat dan akan mengenal Tuhan dari proses yang kita hadapi ini. Naik terbang, Semangat, Berlari tidak lesu, Berjalan tidak lesu, Berdoa dan ajukan, dan kiranya setiap dari kita diberikan kekuatan baru.
Happy Sunday and God Bless!



