JPCC Online Service (31 January 2021)
Di hari terakhir di bulan January 2021, bersyukurlah kalau kita semua dalam keadaan baik, damai dan sehat sentosa. Hari ini adalah pembahasan terakhir tema “follow” di Bulan Januari.
Tema ini juga akan menjadi tema dasar kita sepanjang tahun ini. Begitu banyak yang sudah kita pelajari bulan ini, dan saya berharap hari ini kita diberkati dengan pemberitaan Firman Tuhan.
Judul Kotbah hari ini adalah “Pengikut Yesus”, di dalam pembahasan bulan ini, kita berulang kali membaca mengenai ajakan Yesus kepada MuridNya, dimana Dia mengundang mereka dan mengatakan “Mari, Ikutlah Aku!”.
Opening Verse – Yesus berkata kepada mereka: ”Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” Matius 4:19 TB
Artinya, Yesus mengundang MuridNya untuk ikut dan turut serta di dalam perjalanan hidupNya. Hidup adalah sebuah perjalanan, ada pergerakan, dan perjalanan hidup kita akan selalu bergerak kepada tujuan.
Jadi ada perjalanan dan tujuan, maka Yesus berkata “Mari, Ikutlah Aku”. Pernyataan tersebut mengandung adanya tujuan.
1. Ada Tujuan yang jelas dan Tuhan sudah tetapkan untuk kita. Dia yang paling tahu tujuan hidup kita dan merancang serta merencanakan hidup kita. Dia mau kita menggenapi rencanaNya, maka dari itu Dia sangat ingin kita mengikuti Dia. Karena setelah menjadi orang percaya, Dia ingin agar kita halan di dalam rencana yang Dia buat untuk kita.
Selain ada Tujuan, ada juga Perjalanan.
2. Ada Perjalanan yang akan kita tempuh dan juga ada tantangan apa yang ada di jalan yang akan kita tempuh.
Dia tahu akan ada tantangan di dalam perjalanan kita dan Dia siap untuk menyertai kita di dalam perjalanan kita ke tujuan yang Dia tetapkan.
Itu yang menyebabkan Petrus, Yakobus dan Yohanes berani mengambil keputusan untuk ikut Yesus menjadi MuridNya.
Apakah ada kepastian bagi Murid-murid Yesus di dalam perjalanan dan tujuan mereka? Tentu tidak, mereka belum bisa melihat TujuanNya sebagai Penjala Manusia, tetapi akhirnya mereka meninggalkan pekerjaan mereka, bisnis mereka sebagai nelayan yang hebat, karena mereka ada kepastian dari Pribadi yang mengundang mereka.
Mereka percaya Yesus tahu JalanNya dan pasti menuntun, menyertai dan menolong mereka.
Ps. Alvi mengatakan beberapa minggu lalu, I’ll make you, I’ll be with you and I will help you. Kalau kita ada dalam perjalanan untuk sampai ke tujuan, kita perlu dipimpin, kita perlu guidance dan patokan. Kita perlu informasi yang menuntun tentang jalan mana yang harus kita lewati dan tempuh, baik ke tujuan yang sudah atau belum pernah kita ketahui.
Sama seperti Pilot yang punya jam terbang tinggi dan meskipun dia pergi ke tujuan yang sama ratusan bahkan ribuan kali, dia akan tetap perlu guidance atau patokan, biasanya seperti GPS atau perangkat lain sebagai data bergerak yang menuntun.
Dalam setiap waktu tertentu, GPS akan menginformasikan tentang keadaan jalur yang akan dilewati pesawat. Baik cuaca, ketinggian yang layak, dan lalu lintas pesawat supaya pesawat bisa tiba dengan selamat di tujuan.
GPS yang kita pakai disaat berkendara juga akan menuntun kita di setiap tahapan perjalanan dari awal sampai akhir tujuan kita. Kemana kita harus belok kiri, memutar balik, atau keluar. Dalam perjalanan hidup, kita perlu pemimpin dan Pribadi yang menuntun kita, Pribadi yang tahu tujuan dan kondisi jalan yang kita lalui. Dia pasti tahu bagaimana menuntun kita. Pribadi itu adalah Yesus.
Dia adalah Pemimpin yang maha tahu dan layak untuk kita ikuti. Dia adalah Alpha dan Omega, awal dan akhir. Bahkan sebelum kita mau mengikuti Dia, Tuhan sudah berjanji terlebih dahulu.
Supporting Verse – Kata Tuhan , “Aku akan menunjukkan jalan yang harus kautempuh, engkau akan Kubimbing dan Kunasihati. Mazmur 32:8 BIMK
Ada berbagai alternatif jalan yang bisa kita ambil tetapi Tuhan akan menunjukkan jalan yang harus kita tempuh.
Supporting Verse – “I will always show you where to go. I’ll give you a full life in the emptiest of places— firm muscles, strong bones. Isaiah 58:11 MSG
Itu JanjiNya kalau kita mengikuti Dia. Dalam media sosial, untuk kita menjalin pertemanan meskipun tidak kenal, kita perlu klik tombol “follow”. Setelah kita melalukan itu, kita akan bisa melihat penampilannya lewat setiap foto dan video, kita bisa melihat aktifitas dan pekerjaan yang dia lakukan, dan kita juga bisa melihat keluarganya, serta nilai dan pikirannya melalui foto dan caption yang ada disana.
Kalau kita kenal orangnya, kita tentu akan bisa mengenalnya lebih lagi. Bagi kita yang tidak begitu mengenalnya, apakah yang bersangkutan sesuai dengan postingan yang ada disana, bisa iya dan tidak.
Biasanya, semua yang terpampang di media sosial adalah semua hal yang baik saja tentang orang tersebut. Siapapun orang yang kita follow di media sosial tentunya tidak ada yang sempurna.
Bagaimana kalau kita follow Tuhan? Kita akan tahu, lihat dan mengalami PribadiNya dalam hidup kita. Semua yang kita lihat, dengar dan baca, dapatkan dari Dia adalah baik, benar dan sempurna. Karena itulah PribadiNya, tidak ada cacat celah tentang keberadaanNya, oleh sebab itu kita perlu mengikuti Yesus.
Saat kita mengikutiNya, kita menjadi Murid dan Pengikut Yesus. Kita memperoleh kesalamatan kekal disaat kita mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Tetapi Tuhan juga mau kita bertumbuh di dalamNya.
Supporting Verse – tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala. Efesus 4:15 TB
Kita perlu mengikuti Yesus karena Dia punya masterplan, Dia tahu semua tentang kita, bahkan sebelum kita ada.
Supporting Verse – Kata Yesus kepadanya: ”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 14:6 TB
Yesus adalah Pribadi yang adalah Jalan, Kebenaran dan memiliki Hidup Kekal.
Supporting Verse – Kemudian Ia memanggil murid-murid-Nya dan orang banyak supaya datang dan mendengarkan. “Siapa yang ingin menjadi pengikut-Ku, harus mengesampingkan kesenangan pribadi, lalu memikul salib serta mengikut Aku,” kata-Nya kepada mereka. Markus 8:34 FAYH
Ada 3 hal dari Pernyataan Yesus tentang ajakan untuk mengikutiNya. Untuk mengikuti Tuhan, Dia mengingatkan kita akan 3 hal ini.
1. Kesampingkan Kesenangan Pribadi.
Atau dikenal juga dengan menyangkal diri, hal ini bukan hanya berbicara tentang meninggalkan perkara atau hal-hal yang kita suka lakukan. Pikiran dan Perasaan kita bukan jadi yang utama, dan juga berbicara mengenai jangan bersandar kepada pengertian sendiri.
Supporting Verse – Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Amsal 3:5-6 TB
Akui dan Ikuti Dia, maka Dia akan meluruskan jalan kita sebab ada kemungkinan cara kita dan pikiran kita tidak lurus.
2. Bersedialah Memikul Salib.
Salib kita adalah pergumulan kita. Sewaktu Yesus memikul salib, Dia juga tentu bergumul, Dia tahu rasanya bergumul sebagai seorang manusia. Yesus tahu TujuanNya, dan itu yang meneguhkan DiriNya disaat memikul salib.
Kita semua punya pergumulan, kitapun lahir dari sebuah pergumulan, dimana tidak saja ibu kita yang menangis, tetapi kita juga menangis disaat baru dilahirkan.
Tuhan juga pasti akan menolong, menuntun setiap salib yang kita pikul. Belajarlah dari Daud yang begitu percaya akan tuntunan Tuhan.
Supporting Verse – Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan. Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi. Mazmur 73:24-25 TB
Dalam menjalani kehidupan, kita perlu nasihat dari Tuhan, dan Dia akan menasihati, menuntun dan mengangkat kita.
Supporting Verse – Calling the crowd to join his disciples, he said, “Anyone who intends to come with me has to let me lead. You’re not in the driver’s seat; I am. Don’t run from suffering; embrace it. Follow me and I’ll show you how. Mark 8:34 MSG
3. Yesus akan menunjukkan caranya.
He will show us how. Tuhan tidak langsung menunjukkan semuanya, tetapi Dia melakukannya satu demi satu disaat kita ada dalam langkah perjalanan kita. Mirip dengan cara GPS bekerja, Dia menuntun kita setahap demi setahap.
Dia sendiri yang akan memberitahu disetiap momen perjalanan hidup kita. Untuk tahu bagaimana Tuhan berbicara kepada kita, itu akan tergantung seberapa intim hubungan kita denganNya, yang membuat kita bisa peka terhadap suaraNya.
Kenali Dia lebih lagi, Mengikut Dia berarti berkeinginan untuk mengenalNya lebih lagi.
Supporting Verse – Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal Tuhan ; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi.” Hosea 6:3 TB
Sebagai Bapa, Dia pasti akan memberitahu, perjalanan hidup kita berbeda-beda maka Dia pasti juga punya cara yang berbeda-beda untuk kita semua, tetapi ada beberapa kesamaan yang Dia kasih tahu sebelum dan selama Dia ada dalam perjalanan hidup kita, yaitu Beriman, Percaya dan Berharap kepadaNya.
Jangan Takut, Khawatir, selebihnya kita alami sendiri kepada Tuhan. Oleh karen itu beriman dan percaya adalah alat terpenting dalam mengikuti Tuhan dan segala ketidakpastian yang kita hadapi. Tentang Iman, kita bisa belajar dari Abraham.
Supporting Verse – Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui. Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu. Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah. Ibrani 11:8-10 TB
Waktu kita mengikuti Tuhan dan selalu menantikanNya, Tuhan akan menyediakan kota yang punya dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah. Meskipun kita belum tahu mengapa Tuhan menyuruh kita mengambil jalan itu, tetapi kita akan tiba dalam kota yang dibangun dan direncanakan Allah.
Closing Verse – I know what I’m doing. I have it all planned out—plans to take care of you, not abandon you, plans to give you the future you hope for. Jeremiah 29:11 MSG
Inilah jawaban Tuhan disaat kita mempertanyakan Tuhan didalam perjalanan yang kita tempuh. Masa depan yang penuh pengharapan hanya ada bersama Yesus.



